Mendaftar kuliah ke luar negeri perlu banyak berita dan waktu. Oleh sebab itu tak sedikit pelajar yang memakai jasa konsultan pengajaran untuk menolong registrasi ke universitas di luar negeri.

Kalau kau juga berencana untuk memakai jasa konsultan pengajaran, berikut yaitu daftar pertanyaan-pertanyaan penting yang perlu kau tanyakan, agar kau benar-benar teregistrasi di program kuliah dan universitas yang pas untukmu yohanwibisono.com.

1. Kapan aku perlu mulai mendaftar ke universitas?

Pada lazimnya, akan senantiasa dianjurkan kau mulai merencanakan registrasi satu tahun sebelumnya. Sebab dengan demikian, kau punya lebih banyak waktu untuk mencontoh percobaan masuk, atau mendaftar untuk beasiswa, membeli karcis penerbangan yang lebih murah dan untuk mengajukan visa pelajar.

Baca Juga : TOEFL dan IELTS Untuk Kuliah ke Luar Negeri

Penting juga untuk kau tanyakan terhadap konsultan kapan batas akhir registrasi dari universitas-universitas yang kau minati. Perlu juga diingat, ada juga jurusan-jurusan tertentu yang cuma menyediakan satu kali gelombang masuk dalam satu tahun.

2. Konsultan pengajaran hal yang demikian dapat menolong registrasi untuk universitas mana saja?

Penting untuk kau tanyakan apakah mereka dapat menolong dan memonitor registrasi ke universitas-universitas yang kau minati.

3. Bisakah konsultan pengajaran hal yang demikian mengaitkan kau dengan para mahasiswa yang sudah kuliah di luar negeri?

Lazimnya konsultan pengajaran dapat mengaitkan kau dengan mahasiswa (klien terdahulu) mereka yang ketika ini sedang berkuliah di luar negeri. Kalau kau merasa perlu untuk bertanya dan minta usulan dari mereka, kau dapat mengajukannya ke konsultan pendidikanmu.

4. Dokumen-dokumen apa saja yang perlu dipersiapkan untuk kuliah ke luar negeri?

Ini betul-betul penting. Sebab jikalau berkas pendaftaranmu tak komplit, kau mungkin tak dapat mencontoh gelombang masuk yang kau inginkan.

Pada lazimnya berikut yaitu dokumen-dokumen yang dibutuhkan yaitu sebagai berikut: transkrip poin, surat saran, essai, dokumen keuangan dan formulir pengajuan visa pelajar.

5. Bagaimana reputasi universitas?

Apakah kau sudah mengamati peringkat dari universitas yang kau minati? Sebab peringkat kadang cukup penting untuk mahasiswa, untuk mengenal kwalitas dan kredibilitas dari program gelar hal yang demikian, yang dapat memberi pengaruh kesiapan dan prospek kerja mahasiswa.

6. Bagaimana sih sistem menetapkan untuk kuliah di negara mana?

Kau mungkin bercita-cita untuk kuliah di Amerika, namun saat sedang mengukur data profilmu, konsultan pendidikanmu mungkin merekomendasikan jikalau Eropa lebih pantas untukmu. (Klik Pencari Jurusan untuk mencari destinasi studi dan universitas yang paling pas untukmu kini juga!)

Sewaktu dalam pengerjaan menetapkan destinasi kuliah, berikut yaitu sebagian unsur penting yang dipertimbangkan: kualifikasi akademik kau, keuangan, jurusan yang kau inginkan (umpamanya kau berharap program penelitian di Inggris), dan juga prospek kerja (sesudah lulus kuliah nanti, seberapa besar peluan kau untuk dapat menemukan profesi di sana?)

7. Berapa besar tarif yang perlu aku siapkan untuk kuliah di luar negeri?

Kalau tarif kuliah telah tertera di brosur atau laman universitas, dan tarif hidup juga telah ada kisarannya, jangan lupa menganggarkan lebih untuk keperluan darurat. Tanyakanlah terhadap konsultan pendidikanmu, kaprah-kaprah berapa anggaran yang perlu kau persiapkan. Tentu saja, kau juga dapat bertanya perihal apakah kau dapat kerja sambil kuliah untuk meringankan muatan tarif dan pertanyaan lain yang terkait dengan keuangan.

8. Bisakah aku menghemat tarif kuliah?

Masih perihal tarif, konsultan pengajaran dapat mencarikan kau opsi untuk meringankan tarif kuliah. Bagus itu beasiswa, dermasiswa, pinjaman kuliah, atau kerja sambil kuliah. Konsultan umumnya akan memberikan banyak kiat untuk menghemat tarif hidup juga, seperti memasak sendiri, dan lain-lain.

Kuliah ke luar negeri itu mahal jikalau kau memilih destinasi yang tak cocok dengan anggaranmu. Namun jikalau kau dapat menemukan beasiswa, atau pinjaman kuliah, tarif kuliah ke luar negeri tidaklah seberat yang dibayangkan.

9. Apa prasyarat untuk mendaftar ke universitas yang diminati?

Lazimnya prasyarat masuk meliputi prasyarat akademik dan bahasa Inggris. Dan untuk program S2 mungkin ada sebagian yang memerlukan pengalaman kerja. Registrasi ke universitas tertentu juga mungkin memerlukan essai dan surat saran. Tanyakanlah dengan mendetil terhadap konsultan pendidikanmu, agar kau dapat mempersiapkan semuanya dengan bagus

10. Apakah ada ujian yang perlu ditiru?

Secara lazim ada 2 tipe ujian yang mungkin perlu kau ikuti agar bisa mendaftar ke universitas di luar negeri: ujian bahasa Inggris (IELTS/TOEFL dan ujian lain yang sejenis), dan ujian standardisasi (GRE, SAT, GMAT, dan lainnya).

11. Apa yang perlu aku lakukan sesudah mengirimkan berkas registrasi? Bagaimana jikalau registrasi aku ditolak oleh universitas?

Lazimnya akan diberitahukan bahwa universitas akan membalas pendaftaranmu dalam umpamanya 14 hari kerja. Kalau sudah melalui masa hal yang demikian dan kau belum mendapatkan info, kau dapat tanyakan ke konsultan pengajaran. Ada juga universitas yang cuma akan membalas jikalau mereka mendapatkan mahasiswa hal yang demikian.

Penting juga untuk menanyakan ke konsultan pendidikanmu, apa yang semestinya kau lakukan jikalau pendaftaranmu ditolak? Lazimnya mereka akan merekomendasikan program kuliah yang serupa dengan pilihanmu.

12. Kesusahan apa yang mungkin akan aku hadapi sewaktu kuliah di luar negeri?

Pertama kali tinggal di lingkungan asing mungkin akan membuatmu merasa kebingungan dan takut. Sebagian keadaan sulit yang mungkin akan kau hadapi yaitu: gegar kebiasaan, kesepian, kangen keluarga. Namun rupanya banyak mahasiswa berkata tak sulit untuk menuntaskannya, sebab ini yaitu komponen dari tumbuh dewasa.

13. Akomodasi/daerah tinggal seperti apa yang dapat aku peroleh?

Tiap-tiap universitas di luar negeri mempunyai regu tersendiri untuk menolong akomodasi mahasiswa internasional. Lazimnya mahasiswa internasional tahun pertama dijamin akan diterima di asrama kampus. Kalau tak, kau dapat menanyakan alternatif akomodasi lain, umpamanya tinggal di luar kampus, menyewa apartemen, menyewa kamar atau homestay.

14. Bisakah aku menerima profesi sesudah lulus kuliah?

Nah, ini tergantung dari bagaimana kau memanfaatkan waktu kuliahmu! Kalau semasa kuliah kau telah mulai membangun koneksi dengan perusahaan, dengan magang umpamanya, aktif ke minggu karir dan terlibat dalam proyek, atau kans lainnya, karenanya tentunya kau akan lebih gampang menemukan profesi sesudah lulus.