Mangga di Depan Rumah Kami

Sudah setahun ini kami kontrak bulanan di sebuah rumah daerah lontar, Surabaya. Sambil menunggu rumah kami jadi. Di perumahan RR. Dibangun dan serah terima tahun depan.

Rumah di RR yang sekarang kami tunggu, adalah rumah emosi. Rumah yang dibeli gara-gara istri ngidam hamil besar tiba-tiba pengen jadi agen properti. Propnex. 3 bulan jualan ga laku-laku tiba-tiba dia pengen beli sendiri rumah itu. Ya. Prestasi.

Kembali di rumah kontrakan ini yang sudah setahun 1 bulan kami tempati. Sebelumnya kosong lama ga ada yang tempatin. Sebelumnya lagi adalah jadi cafe warkop. Mini-mini kata tetangga, perihal yang ngelayanin.

Pada suatu hari, saat putri yang punya kontrakan datang ke rumah dia bilang :

Mbak, seumur-umur ini pohon mangga ga pernah berbuah. Ini sekarang kok berbuah?

Kami berjalan dengan pikiran kami masing-masing. Ayahku juga pernah waktu dapat tugas di pontianak jaman rusuh dulu. Ditempatkan di rumah pinggir hutan. Ada sebuah pohon yang ga pernah berbuah. Selama ayahku tinggal disana, pohon tersebut jadi berbuah.

Menurutmu karena apa?