Narasi Pamungkas 1

Waktu itu masa lalu saya mungkin belum bagus, sampai suatu saat saya diberi kesempatan untuk melakukan beberapa hal. Dan saya lakukan beberapa hal tersebut dengan sebagus mungkin. Kemudian ternyata hasilnya lebih bagus dari dugaan saya bahkan dugaan teman-teman saya juga.

Dari situ saya percaya bahwa setiap orang punya kesempatan untuk melakukan hal bagus dalam hidupnya. Walaupun sebelumnya dia banyak melakukan hal yang belum bagus. Tidak apa-apa. Yang penting saat dia menyadari, terilhami, kemudian dia melakukan hal-hal bagus.

Maka hal-hal bagus tersebut saya jadikan kebiasaan, kebiasaan bagus.

Hingga beberapa orang datang dan menyampaikan:

  • “Terima kasih Pak atas bantuannya dulu”
  • “Terima kasih Mas sudah cukup menginspirasi kami, sekarang kami lebih baik”
  • “Terima kasih Bro atas nasehatmu dulu, sekarang aku dan keluargaku bisa…”

Walau saya sering bertanya balik

  • “Dulu saya ngomong atau kasih masukan apa?”
  • “Maaf saya lupa pernah menyampaikan apa”

Namun lepas dari semua itu ada kenikmatan sendiri ketika melihat (merasakan) dan menjadi saksi atas proses tumbuh seseorang menjadi lebih baik. Menjadi lebih bagus hidupnya. Menjadi lebih bagus bisnisnya. Menjadi lebih bagus kapasitasnya.

Kebiasaan memberi masukan menjadi candu dalam hidup saya.

Kemudian saya memutuskan mengambil tanggung jawab lebih untuk lebih mengetahui kemampuan terbaik saya ini dimana? Agar saya semakin bisa membantu lebih banyak dan semakin banyak orang. Bukan sekedar uang.

Tapi satu dua kalimat yang membuat perbedaan besar. Hidup mereka menjadi lebih baik. Hidup mereka menjadi sangat baik. Yaitu sebuah:

#NarasiPamungkas

Narasi Pamungkas 2

Semasa suram hidup dulu, saat jalan keluar dari ujian finansial susah dibuka. Daripada saya yang memikirkan solusinya. Saya memutuskan untuk melibatkan teman-teman yang sudah terbukti kemampuan finansialnya (bos-bos) untuk ‘membantu memikirkan solusinya’

Aku sampaikan begini:

“Bro, pekerjaan apa yang harus aku lakukan padamu atau perusahaanmu sehingga dirimu berkenan memberiku uang cash 100juta (dan dirimu untung jauh diatas itu)?”

Udah, gantian mereka yang mikir

Narasi Pamungkas 3

Sebuah kalimat sederhana yang menggerakkan hidup seseorang.

  1. Seorang laki-laki menyampaikan sepotong kalimat sederhana. Lalu wanita itu memutuskan untuk menikahi laki-laki tersebut, beranak-pinak, dan mengabdi.
  2. Seorang sahabat datang dan menolong sahabatnya yang lain hingga usai masalahnya, tanpa syarat. Karena sebuah kalimat yang pernah diucapkan sahabatnya yang lain itu dimasa lalu.

Sering kita tidak menyadari bahwa apa yang kita sampaikan bisa mengubah haluan timur dan barat hidupnya seseorang.

“Terima kasih atas nasehatmu dulu bang, sekarang hidupku lebih baik” kata seseorang. dan banyak orang lainnya sejujurnya pernah mengungkapkan kalimat yang sama.

Saya jawab:

“Aku pernah ngomong apa ya? Aku lupa. Maaf”

Dan itu beneran, saya banyak lupa.

NB:

  1. Laki-laki yang pertama bilang: “Bersamaku kamu ga bakal pernah sedih”
  2. Sahabat yang dia tolong itu pernah berteriak menyumpahinya “Tak sumpahi kamu bakal sukses dunia akherat!” dan sumpah itu terjadi. Setidaknya setengahnya, yaitu sukses dunia.

I love You