Lelaki dan Perempuan

Lelaki menemukan dirinya sebagai lelaki, lalu membutuhkan perempuan yang memang tau sadar dirinya perempuan. Lelaki tahu, perempuan tahu. Perihal dirinya masing-masing. Lalu mereka saling tertarik. Lalu mereka bersatu.

Mereka saling tahu bahwa salah satu dari mereka adalah laki-laki dan salah satu dari mereka adalah perempuan. Sang lelaki tahu dirinya laki-laki. Sang perempuan tahu dirinya adalah seorang perempuan. Namun masing-masing dari mereka tidak tahu perihal pasangannya masing-masing. Bahwa laki-laki bukan perempuan dan perempuan bukan laki-laki.

Singkat cerita mereka sama-sama terluka, saat berusaha menjadi satu. Saat beritikad baik untuk menjadi terbaik untuk pasangannya masing-masing. Saat semua harapan terbaik diharapkan.

“Non, logikanya kan seperti ini!”

“Kenapa kok ambil keputusan seperti itu?!”

Perempuan tak bisa membantah. Di logika memang begitu. Namun perasaannya tidak bisa begitu. Perasaannya tidak bisa bahagia dengan logika seperti itu. Ini tidak bisa dibasuh hanya dengan : patuh terhadap lelaki adalah jaminan surga.

Tidak bisa mudah bahagia dengan : akadnya, janjinya kan seperti itu.

Jadi kalo kamu, kalian, anda, merasa ada sesuatu yang perihnya berkelanjutan. Perihal pasangan masing-masing. Dan tetap saling mencintai. Namun ingin lebih bahagia, bukan sekedar cinta.

Jadi kamu kalian anda dan semua rekan-rekan memiliki kegagalan berulang, perih berulang, sudah mencoba berbagai cara namun tak kunjung tercapai. Andai hitungan rugi sudah miliaran, ratusan juta, puluhan juta.

Jadi kamu kalian anda dan semua rekan-rekan di muka bumi ini rela menyerahkan Rp 25.000.000,- agar masalah beban hidup yang mencandu itu jadi pergi. Berganti bahagia. Berganti ketenangan hidup. Berganti asa-asa yang tercapai. Anda bisa menghubungi kami. Pada bagian situs ini ada sebuah nomor yang bisa di kontak. Mungkin Anda cukup beruntung dalam 1-2 minggu masalah Anda selesai.

===

Contoh narasi iklan. Iklan yang serius. Karena itu juga bagian dari jasa kami. Kami akan serahkan Anda langsung pada ahlinya. Bukan saya.