Menjual dengan Harga Lebih Wajar

Berapa harga wajar dari sebuah jasa? Atau Produk.

Jika si DjavaLmintu.com menjual harga jasa arsiteknya untuk ukuran rumah tertentu seharga Rp 200.000,- per meter; lalu ada jasa arsitek lain menawarkan Rp 20.000,- per meter; apakah DjavaLmintu serta merta dianggap menjual harga jasa lebih mahal?

Oke anggaplah lebih mahal; Apakah lebih menguntungkan atau merugikan?

Bagaimana jika jasa Rp 200.000,- termasuk didalamnya :

  1. Revisi yang hampir tidak terbatas. Karena pada prakteknya klien-klien walau sudah diakad revisi maksimal 3x. Prakteknya selama hati nyamannya belum puas, dia akan minta revisi berkali-kali hingga puas.
    Ini bukan perihal desain baju. Ini perihal desain tempat bahagia dimana seluruh anggota keluarga berkumpul yang akan dipakai hingga 50 tahun kedepan. Tidak sesuai dengan hati, maka 50 tahun tidak bahagianya.
    Daripada beresiko klien tidak bahagia, mending direvisi sampai puassss. Dan DjavaLmintu taglinenya adalah : Sampai Klien Puasss | kadang juga Make You Feel Better; hehe, ganti-ganti (sepuasnya).
  2. Jasa pemasaran properti hingga sold out untuk properti-properti komersial (maksud kami disini adalah jika propertinya didesain dan bangun untuk dijual). Ini menggantikan biaya marketing yang belum tentu jelas hasilnya.
  3. Konsultasi gratis dengan developer asli dengan beberapa projek perumahan berhasil untuk perencanaan perumahan Anda.
  4. dan masih ada 19 keuntungan lainnya yang mungkin tidak pernah akan Anda temukan di jasa arsitek Rp 20ribuan

Jadi berapa harga jasa Anda?

Kenapa ada seseorang menjual harga konsultasinya 1 miliar dan yang lain cuma 1 juta?

Ada jasa logo perusahaan 1 miliar dan yang lain cuma 100 ribu untuk jasa logonya?

Kenapa konsumen-konsumen harus membayar Anda lebih?

Kenapa ada orang yang lebih nyaman membayar 5 juta lebih mahal untuk produk yang sama? Sebenarnya apa yang sedang mereka beli? Produknya atau rasa nyaman terhadap diri mereka sendiri saat membeli produk lebih mahal tersebut?

Berpikir akan membuat Anda dan Perusahaan Anda lebih baik 🙂

Jadi mau tahu jawabnya kenapa ada orang :

  1. Mau bayar lebih mahal?
  2. Siapa orang itu?
  3. Bagaimana cara menggaet hatinya?

Jangan tanya saya atau Anda siap saya kenai ‘harga wajar’ 🙂

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *